Senin, 29 September 2014

Makhluk sosial dan makhluk berbudaya

MAKHLUK SOSIAL DAN MAKHKUK BERBUDAYA

Makhluk Sosial 
Menurut kodratnya manusia adalah makhluk social atau makhluk bermasyarakat yang artinya manusia selalu hidup bersama – sama dengan manusia lainnya,manusia saling membutuhkan satu sama lain dan juga pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk saling berinteraksi dengan orang lain.Manusia juga tidak akan hidup kalau tidak hidup di tengah – tengah manusia.
Dapat disimpulkan alasan manusia dikatakan makhluk social :
1.      Manusia tunduk pada aturan / norma social
2.      Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain
3.      Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
4.      Potensi manusia akan berkembang bila hidup di tengah – tengah manusia.


Makhluk Berbudaya
 Manusia sebagai makhluk berbudaya berarti makhluk yang memiliki kelebihan dari makhluk – makhluk lain yang di ciptakan Tuhan di muka bumi ini yaitu dengan memiliki akal yang bertujuan untuk menghasilkan ide atau gagasan.
Oleh karena itu,manusia harus menguasai segala sesuatu yang berhubungan dengan kepempinannya di muka bumi di samping tanggung jawab dan etika moral harus dimiliki,nilai kebenaran dan tanggung jawab agar bermakna bagi kemanusiaan.Dan juga manusia dituntut harus memakai akal budaya supaya menciptakan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi umat diseluruh bumi ini.




Kebudayaan Mempengaruhi Kehidupan Kita


Kehidupan dan kebudayaan dalam keseharian kita sangat terikat satu sama lain. Tidak semua kebudayaan yang kita tahu itu adalah kebudayaan yang pantas untuk kita tiru.
Di Indonesia sendiri bermacam budaya yang ada, pasti ada perbedaan satu dengan yang lainnya. Kebudayaan orang Jawa dengan orang Papua sangatlah berbeda. Dan itu mempengaruhi kehidupan masing-masing.
Bahasa, pakaian, makanan, perilaku dan yang lainnya merupakan bagian dari kebudayaan. Kebudayaan di Indonesia sangat beragam, memang pasti ada perbedaan namun kita sebagai manusia yang berakal tidak boleh mencela suatu kebudayaan orang lain. Justru sebaliknya, kita harus menghargai perbedaan tersebut dan harus bisa menyatukannnya.
Kebudayaan semakin lama semakin berkembang. Banyak kebudayaan (yang kita sebut kebarat-baratan) masuk ke dalam kebudayaan Indonesia. Yang paling mendasar adalah pada bahasa, perilaku dan pakaian. Coba kita perhatikan, sekarang orang-orang berbicara dengan bahasa gaul, dan dicampur dengan bahasa Inggris. Dulu tidak ada yang seperti ini, kalau tidak bahasa Indonesia ya bicara dengan bahasa daerah. Perilaku orang Indonesia dengan dunia barat sangatlah berbeda, misalkan kita ingin makan roti. Budaya barat makan roti dengan menggunakan garpu dan pisau. Sementara orang Indonesia makan pakai tangan pun bisa kenapa harus mengikuti budaya barat ? Bahasa gampangnya, ada yang simpel kenapa harus yang repot ?
Tentang berpakaian, dulu orang-orang Indonesia lebih senang memakai blangkon, kebaya atau apapun itu yang menandakan asal daerah dari orang tersebut. Sekarang hanya segelintir orang saja yang masih mempertahankan kebudayaannya. Ya memang miris kalau kita mengetahui sebenarnya. Memang perkembangan itu baik untuk hidup ke depannya tetapi kita juga harus memperhatikan segi budaya dan segi Agamanya. Pakaian semakin hari semakin beragam, pakaian yang harusnya di dalam tapi pakainya di luar,Karena orang-orang Indonesia ingin terlihat lebih modis dan tidak ketinggalan jaman, hanya itulah pemikiran pendeknya. Jadi kita lebih cenderung jadi orang yang kebarat-baratan.






Unsur – Unsur yang Mempengaruhi Kebudayaan

1. Faktor Intern
Perubahan Demografis
Pertambahan penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan, sandang, dan papan.
Konflik Sosial
Contoh konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat di daerah transmigrasi, untuk mengatasinya pemerintah melakukan pembangunan bersama.
Bencana Alam
Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan karena masyarakat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru, disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilasi maupun akulturasi.
Perubahan Lingkungan Alam
rusaknya hutan karena erosi sehingga membentuk tegalan. Perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.

2. Faktor Ekstern
Perdagangan
Indonesia berada di daerah strategis perdagangan sehingga Negara lain masuk ke Indonesia dan menyebarkan budayanya ke Negara Indonesia.
Penyebaran Agama
Masuknya unsur-unsur Agama Hindu dari India atau Budaya Arab bersamaan proses penyebaran Agama Hindu dan Islam ke Indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proses penyebaran Agama Kristen dan Kolonialisme.
Peperangan
Ketika bangsa barat menjajah Indonesia disana pula masuk budaya mereka di Indonesia.


Contoh Perubahan Budaya yang Kita Alami
1.      Dulu kita berkomunikasi jarak jauh dengan cara mengirim surat tetapi sekarang sudah mudah dengan sms
2.      Dulu bila mau berbicara jarak jauh dengan menggunakan telegram atau telegraf sekarang sudah menggunakan handphone dengan mudah dan cepat
3.      Dulu kita ingin mencari informasi dengan cara membeli Koran,radio,sekarang sudah bias melihat di internet dengan praktis
4.      Dulu kita bermain congklak,bola kasti sekarang anak – anak sudah bermain game di handphone
5.      Dulu kita bepergian dengan berjalan sekarang sudah ada kendaraan bermotor dan pesawat.




Daftar Pustaka
http://mynameisedho.blogspot.nl/2013/04/manusia-sebagai-makhluk-berbudaya.html?m=1
http://alukmalay.blogspot.nl/2013/04/perubahan-kebudayaan-dan-faktor-faktor.html?=1
http://shidiqarafat.blogspot.com/2012/03/bagaimana-kebudayaan-mempengaruhi.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar