MAKHLUK SOSIAL DAN MAKHKUK
BERBUDAYA
Makhluk Sosial
Menurut
kodratnya manusia adalah makhluk social atau makhluk bermasyarakat yang artinya
manusia selalu hidup bersama – sama dengan manusia lainnya,manusia saling
membutuhkan satu sama lain dan juga pada diri manusia ada dorongan dan
kebutuhan untuk saling berinteraksi dengan orang lain.Manusia juga tidak akan
hidup kalau tidak hidup di tengah – tengah manusia.
Dapat
disimpulkan alasan manusia dikatakan makhluk social :
1. Manusia tunduk pada aturan / norma social
2. Perilaku manusia mengharapkan suatu
penilaian dari orang lain
3. Manusia memiliki kebutuhan untuk
berinteraksi dengan orang lain
4. Potensi manusia akan berkembang bila
hidup di tengah – tengah manusia.
Makhluk
Berbudaya
Manusia sebagai makhluk berbudaya berarti
makhluk yang memiliki kelebihan dari makhluk – makhluk lain yang di ciptakan
Tuhan di muka bumi ini yaitu dengan memiliki akal yang bertujuan untuk
menghasilkan ide atau gagasan.
Oleh karena
itu,manusia harus menguasai segala sesuatu yang berhubungan dengan
kepempinannya di muka bumi di samping tanggung jawab dan etika moral harus
dimiliki,nilai kebenaran dan tanggung jawab agar bermakna bagi kemanusiaan.Dan
juga manusia dituntut harus memakai akal budaya supaya menciptakan
kesejahteraan dan kebahagiaan bagi umat diseluruh bumi ini.
Kebudayaan
Mempengaruhi Kehidupan Kita
Kehidupan
dan kebudayaan dalam keseharian kita sangat terikat satu sama lain. Tidak semua
kebudayaan yang kita tahu itu adalah kebudayaan yang pantas untuk kita tiru.
Di Indonesia sendiri bermacam budaya yang ada, pasti ada perbedaan satu dengan yang lainnya. Kebudayaan orang Jawa dengan orang Papua sangatlah berbeda. Dan itu mempengaruhi kehidupan masing-masing.
Bahasa, pakaian, makanan, perilaku dan yang lainnya merupakan bagian dari kebudayaan. Kebudayaan di Indonesia sangat beragam, memang pasti ada perbedaan namun kita sebagai manusia yang berakal tidak boleh mencela suatu kebudayaan orang lain. Justru sebaliknya, kita harus menghargai perbedaan tersebut dan harus bisa menyatukannnya.
Kebudayaan semakin lama semakin berkembang. Banyak kebudayaan (yang kita sebut kebarat-baratan) masuk ke dalam kebudayaan Indonesia. Yang paling mendasar adalah pada bahasa, perilaku dan pakaian. Coba kita perhatikan, sekarang orang-orang berbicara dengan bahasa gaul, dan dicampur dengan bahasa Inggris. Dulu tidak ada yang seperti ini, kalau tidak bahasa Indonesia ya bicara dengan bahasa daerah. Perilaku orang Indonesia dengan dunia barat sangatlah berbeda, misalkan kita ingin makan roti. Budaya barat makan roti dengan menggunakan garpu dan pisau. Sementara orang Indonesia makan pakai tangan pun bisa kenapa harus mengikuti budaya barat ? Bahasa gampangnya, ada yang simpel kenapa harus yang repot ?
Tentang berpakaian, dulu orang-orang Indonesia lebih senang memakai blangkon, kebaya atau apapun itu yang menandakan asal daerah dari orang tersebut. Sekarang hanya segelintir orang saja yang masih mempertahankan kebudayaannya. Ya memang miris kalau kita mengetahui sebenarnya. Memang perkembangan itu baik untuk hidup ke depannya tetapi kita juga harus memperhatikan segi budaya dan segi Agamanya. Pakaian semakin hari semakin beragam, pakaian yang harusnya di dalam tapi pakainya di luar,Karena orang-orang Indonesia ingin terlihat lebih modis dan tidak ketinggalan jaman, hanya itulah pemikiran pendeknya. Jadi kita lebih cenderung jadi orang yang kebarat-baratan.
Di Indonesia sendiri bermacam budaya yang ada, pasti ada perbedaan satu dengan yang lainnya. Kebudayaan orang Jawa dengan orang Papua sangatlah berbeda. Dan itu mempengaruhi kehidupan masing-masing.
Bahasa, pakaian, makanan, perilaku dan yang lainnya merupakan bagian dari kebudayaan. Kebudayaan di Indonesia sangat beragam, memang pasti ada perbedaan namun kita sebagai manusia yang berakal tidak boleh mencela suatu kebudayaan orang lain. Justru sebaliknya, kita harus menghargai perbedaan tersebut dan harus bisa menyatukannnya.
Kebudayaan semakin lama semakin berkembang. Banyak kebudayaan (yang kita sebut kebarat-baratan) masuk ke dalam kebudayaan Indonesia. Yang paling mendasar adalah pada bahasa, perilaku dan pakaian. Coba kita perhatikan, sekarang orang-orang berbicara dengan bahasa gaul, dan dicampur dengan bahasa Inggris. Dulu tidak ada yang seperti ini, kalau tidak bahasa Indonesia ya bicara dengan bahasa daerah. Perilaku orang Indonesia dengan dunia barat sangatlah berbeda, misalkan kita ingin makan roti. Budaya barat makan roti dengan menggunakan garpu dan pisau. Sementara orang Indonesia makan pakai tangan pun bisa kenapa harus mengikuti budaya barat ? Bahasa gampangnya, ada yang simpel kenapa harus yang repot ?
Tentang berpakaian, dulu orang-orang Indonesia lebih senang memakai blangkon, kebaya atau apapun itu yang menandakan asal daerah dari orang tersebut. Sekarang hanya segelintir orang saja yang masih mempertahankan kebudayaannya. Ya memang miris kalau kita mengetahui sebenarnya. Memang perkembangan itu baik untuk hidup ke depannya tetapi kita juga harus memperhatikan segi budaya dan segi Agamanya. Pakaian semakin hari semakin beragam, pakaian yang harusnya di dalam tapi pakainya di luar,Karena orang-orang Indonesia ingin terlihat lebih modis dan tidak ketinggalan jaman, hanya itulah pemikiran pendeknya. Jadi kita lebih cenderung jadi orang yang kebarat-baratan.
Unsur – Unsur yang Mempengaruhi
Kebudayaan
1. Faktor
Intern
Perubahan
Demografis
Pertambahan
penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan, sandang, dan papan.
Konflik
Sosial
Contoh
konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat di daerah
transmigrasi, untuk mengatasinya pemerintah melakukan pembangunan bersama.
Bencana
Alam
Bencana alam
yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan karena masyarakat akan
dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru, disanalah mereka harus
beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi
proses asimilasi maupun akulturasi.
Perubahan
Lingkungan Alam
rusaknya
hutan karena erosi sehingga membentuk tegalan. Perubahan demikian dapat
mengubah kebudayaan hal ini karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan
lingkungan setempat.
2. Faktor
Ekstern
Perdagangan
Indonesia
berada di daerah strategis perdagangan sehingga Negara lain masuk ke Indonesia dan
menyebarkan budayanya ke Negara Indonesia.
Penyebaran
Agama
Masuknya
unsur-unsur Agama Hindu dari India atau Budaya Arab bersamaan proses penyebaran
Agama Hindu dan Islam ke Indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat
melalui proses penyebaran Agama Kristen dan Kolonialisme.
Peperangan
Ketika
bangsa barat menjajah Indonesia disana pula masuk budaya mereka di Indonesia.
Contoh Perubahan Budaya yang Kita Alami
1. Dulu kita berkomunikasi jarak jauh
dengan cara mengirim surat tetapi sekarang sudah mudah dengan sms
2. Dulu bila mau berbicara jarak jauh
dengan menggunakan telegram atau telegraf sekarang sudah menggunakan handphone
dengan mudah dan cepat
3. Dulu kita ingin mencari informasi
dengan cara membeli Koran,radio,sekarang sudah bias melihat di internet dengan
praktis
4. Dulu kita bermain congklak,bola kasti
sekarang anak – anak sudah bermain game di handphone
5. Dulu kita bepergian dengan berjalan
sekarang sudah ada kendaraan bermotor dan pesawat.
Daftar
Pustaka
http://mynameisedho.blogspot.nl/2013/04/manusia-sebagai-makhluk-berbudaya.html?m=1
http://alukmalay.blogspot.nl/2013/04/perubahan-kebudayaan-dan-faktor-faktor.html?=1
http://shidiqarafat.blogspot.com/2012/03/bagaimana-kebudayaan-mempengaruhi.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar