Selasa, 06 Januari 2015

wisata danau toba

Akhir tahun 2014 yang lalu kita berkesempatan untuk liburan ke Medan. Awalnya cuma mau kondangan aja, tapi setelah dipikir-pikir udah jauh-jauh ke Medan, kenapa nggak sekalian ke Danau Toba. Mumpung udah sampai sana, kenapa nggak sekalian jalan-jalan aja? Seperti yang udah kita ketahui, Danau Toba ini merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang terkenal banget. Di sekitar danau, udah banyak banget hotel-hotel dan resort-resort yang dibangun. Bapak-bapak yang nawarin jasa permainan air juga udah banyak.
Sebelumnya, kita mau cerita kekonyolan kita pas merencanakan liburan ke Danau Toba ini. Awalnya kita kira karena udah di Medan, ke Danau Toba ini dekat, bisa pulang pergi. Dan ternyata kita salah. Danau Toba ini letaknya sekitar 4 jam perjalanan darat dari kota Medan. Rute kita kemarin: lewat Medan – Pematang Siantar – Prapat (salah satu daerah di pinggir Danau Toba). Ada beberapa jalur alternatif yang bisa dipilih. Boleh-boleh aja kalau mau pulang-pergi, tapi capek di jalan dan rugi banget udah jauh-jauh datang kalau nggak nginap. Belum lagi, kalau kita pengen nyebrang (atau nginap di Pulau Samosir).Dari kota Medan  , kita ke arah selatan, melewati Pematang Siantar, dan akhirnya bermalam di Prapat (salah satu daerah di pinggir danau Toba). Keliatannya, Prapat ini merupakan tempat favorit wisatawan yang menginap, mungkin karena jumlah penginapan banyak.Di Prapat, ada banyak warung-warung makan, jadi nggak perlu khawatir nggak ada makan malam (jika dibandingkan dengan Danau Ranau yang perlu persiapan bawa makanan), berlibur ke Danau Toba memang lebih enakBegitu sampai di hotel, kita senang banget, karena buka jendela langsung ada pemandangan danau Toba yang indah banget.  Setelah nginap semalam di Prapat, besok paginya kita nyebrang naik kapal ferry ke Pulau Samosir, tepatnya ke Desa Tomok.
Di Samosir ini, selain Desa Tomok, ada juga Desa Tuktuk yang sama terkenalnya.
Begitu sampai, kita langsung diajak buat lihat tarian tradisional orang Batak, Tari Sigale-gale. Tariannya, ada musik sama boneka yang bisa gerak-gerak. Sementara penontonnya keliling-keliling sambil nyelipin uang ke kantong baju si penari utama (bonekanya}
Di sini banyak yang jualan souvenir dan kain  ulos .Buat yang hobi belanja silakan dipilih.
Setelah itu kita kembali ke pelabuhan untuk pulang lagi ke parapet,dan setelah beberapa menit sampai di pelabuhan parapet yaitu aji batakami pulang ke hotel dan pulang lagi ke medan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar